PAMEKASAN - Jumat, 02 Oktober 2026 — Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura resmi membuka peluang bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister setelah terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Nomor 963 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan Program Studi Studi Islam Program Magister (S2).
KMA tersebut ditetapkan pada 27 Juli 2026 dan menjadi tonggak penting dalam pengembangan IDB Pamekasan sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang berada dalam ekosistem pesantren. Terbitnya izin program studi ini sekaligus membuka ruang bagi IDB untuk mulai menjaring mahasiswa baru Program Magister Studi Islam pada Tahun Akademik 2026/2027.
Secara simbolis, KMA tersebut diserahkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., bersama Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. pada, Jum'at, 02 Oktober 2026.
Program Magister Studi Islam IDB dirancang sebagai program studi multidisiplin yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kajian keislaman melalui berbagai bidang keilmuan. Program ini memiliki konsentrasi; 1) Pendidikan Agama Islam, 2) Ekonomi Syariah, 3) Pendidikan Bahasa Arab, serta konsentrasi lain dalam lingkup keislaman sesuai dengan peminatan mahasiswa.
Kehadiran program multidisiplin tersebut menjadi bagian dari upaya IDB Pamekasan dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan tradisi keilmuan pesantren dengan pendekatan akademik dan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
Dengan karakter tersebut, Program Magister Studi Islam IDB tidak hanya diarahkan untuk memperkuat penguasaan keilmuan keislaman, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, penelitian, dan pemikiran Islam sesuai bidang peminatan masing-masing.
Dengan telah terbitnya KMA Nomor 963 Tahun 2026, IDB Pamekasan mulai mempersiapkan penerimaan mahasiswa baru Program Magister Studi Islam Tahun Akademik 2026/2027.
Kesempatan tersebut terbuka bagi lulusan program sarjana yang ingin melanjutkan studi pada jenjang magister dengan pilihan bidang kajian yang sesuai dengan konsentrasi dan peminatan dalam lingkup Studi Islam.
Pembukaan program magister ini sekaligus memperluas jenjang pendidikan yang tersedia di lingkungan IDB Pamekasan. Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dari lingkungan Pondok Pesantren Banyuanyar, IDB membawa semangat pengembangan pendidikan tinggi yang memadukan ilmu dan taqwa sebagai nilai utama dalam proses pendidikan.
Program Magister Studi Islam diharapkan menjadi ruang akademik untuk mempertemukan kekayaan tradisi intelektual pesantren dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teori dan konsep keislaman, tetapi juga mengembangkan kemampuan riset serta menghasilkan kajian yang relevan dengan persoalan masyarakat.
Model multidisiplin yang diterapkan memungkinkan kajian Islam dikembangkan melalui berbagai perspektif, termasuk pendidikan, ekonomi syariah, bahasa Arab, serta bidang-bidang keislaman lainnya sesuai peminatan.
Bagi IDB Pamekasan, hadirnya Program Magister Studi Islam merupakan bagian dari perjalanan transformasi kelembagaan sekaligus langkah strategis dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi pesantren terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Dengan terbitnya KMA Nomor 963 Tahun 2026, IDB Pamekasan Madura kini membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk menjadi bagian dari Program Magister Studi Islam Tahun Akademik 2026/2027.
Program ini diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi, pendidik, praktisi, alumni pesantren, dan masyarakat luas untuk memperdalam studi keislaman sekaligus mengembangkan keilmuan yang berdampak bagi masyarakat.